* Mianhae,
Jeongmal Mianhae, Eomma Appa, Mianhae*
Ayah, ibu maaf karenaku kalian seperti ini. Aku benar-benar minta
maaf kepada kalian, mungkin selama aku berada disisi kalian aku selalu
menyusahkan kalian, aku tidak pernah memberikan kebanggaan untuk kalian, aku
tidak pernah membuat kalian tersenyum bahagia, aku selalu memberikan kesusahan,
kesedihan dan air mata kepada kalian. Yah, bu jika kelak aku berfikir untuk
pergi dari kalian tolong....tolong maafkan aku. Mungkin disaat itu aku sudah
benar-benar tidak mampu lagi untuk menahan rasa sakit ini. Aku selalu membuat
sebuat kisah dimana peran utama didalam kisah itu selalu pergi dari
kehidupannya, sebenarnya itu adalah kisah yang aku harapkan untuk terjadi
didalam kehidupanku,aku tau kisah itu sangatlah menyakitkan untuk menjadi
sebuah kenyataan tetapi aku tidak punya banyak kekuatan untuk melawan kisah itu.
Saat ini didalam hatiku masih ada kenangan yang harus aku tahan dan harus
kuperjuangkan tetapi aku tidak tau apa yang akan terjadi suatu saat nanti. Apakah
aku masih sanggup untuk berdiri disamping kalian atau mungkin aku sudah tidak
punya keberanian lagi untuk tetap berada disisi itu. Untuk saat ini kalian
masih harus seperti ini, dan aku....aku masih tetap menyusahkan kalian. Ayah apakah
ayah tau ???? tidak...ayah pasti tidak tau apa yang aku rasakan ketika
kata-katamu terdengar oleh telingaku ini. Dan ibu maaf bu, aku tau-aku tau ibu
pasti sangat-sangat dan sangat marah kepadaku tetapi .....terima kasih karena
ibu sudah menahan kemarahan itu terima kasih ibu tidak melontarkan kata-kata
yang kasar seperti yang diucapkan ayah kepadaku, bahkan kata-kata kasar lainnya
ibu tahan dari mulutmu. Terima kasih-terima kasih bu. Ibu tenang saja aku tidak
menyalahkan ayah kok, aku akan tetap diam seperti ini hingga akhirnya nanti
ketika hatiku tak kuat untuk menahan, ketika telingaku mulai panas sehinggal mulutku
tak kuat untuk diam lagi, mungkin saat itulah aku akan merubah keadaan dan
meninggalkan kalian....
By : Mrs Mewa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar